Penguatan SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) Bagi Tenaga Penyuluh KB Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi

Jambi – Dalam rangka upaya Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK/WBBM) pada Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Inspektur Wilayah 1 BKKBN MV Chinggih Widanarto, S.E.,M.Si. melakukan kegiatan virtual meeting mengenai Pengendalian SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) bagi seluruh PKB dan Calon PPPK PKB melalui virtual meeting yang difasilitasi oleh Sub Bidang Hubungan Antar lembaga dan Bina Lini Lapangan pada hari Jumat, 13 Mei 2022. Jumlah peserta yang hadir melalui virtual meeting ini sebanyak 135 orang dari 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Beberapa hal yang dibahas antara lain mengenai pemantauaan SIPI, Internalisasi SPIP, Pembangunan ZI WBK/WBBM serta Perwujudan Peran APIP yang efektif.

“Pengendalian Internal perlu dilakukan karena tujuan, proses atau prosedur yang dikendalikan bisa saja berubah dari waktu ke waktu, “ ujar Chinggih.

Pemantauan pengendalian internal dilakukan untuk mengetahui bagaimana resiko yang dihadapi oleh manajemen serta mengetahui kekurangan dan kelemahan pengendalian yang dirancang dan dilaksanakan.

“Internalisasi Penguatan SPIP diwujudkan dalam berbagai Peraturan Kepala BKKBN mengenai penyelenggaraan SPIP di BKKBN serta pembentukan Satgas SPIP di masing-masing Es I dan Perwakilan BKKBN Provinsi.” katanya.

Sistem pengendalian intern pemerintah yang efektif pada seluruh tahapan proses manajemen/ pengelolaan keuangan negara membutuhkan peran apparat pengawasan internal yang optimal (consulting dan assurance) untuk mewujudkan good governance dan clean government.

“Selain itu komitmen pembangunan ZI WBK/WBBM di BKKBN diwujudkan dalam berbagai kebijakan Peraturan Kepala, Keputusan Kepala serta pembentukan Alur Unit Pengendali Gratifikas dan saluran pengaduan masyarakat antara lain melalui website, no whatsapp, surat dan pengaduan langsung.

Kepala BKKBN juga telah menetapkan unit-unit kerja percontohan ZI WBK/WBBM mulai dari tahun 2017 sd tahun 2020,” ujar Chinggih.

Kapabilitas APIP BKKBN Pada tahun 2019 telah meraih Level 3 yaitu APIP mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian intern.

Terakhir Chinggih Widanarto menyampaikan pesan kepada seluruh PKB dan Calon PPPK PKB agar “bekerja dengan setiti, ati-ati lan nastiti” (CP)