Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Bersama Mitra di Masa Pandemi COVID-19

Berdasarkan data Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop UKM) Eddy Satriya, sebanyak 2.322 koperasi dan 185.184 pelaku usaha UMKM terdampak pandemik Covid-19 (Beritasatu.Com/Juni 2020). Hal ini juga terjadi pada Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) binaan BKKBN yang merupakan kelompok usaha mikro yang berbasis keluarga. Jumlah kelompok UPPKS di Provinsi Jambi pada tahun 2021, sebanyak 574 Kelompok, dimana 509 kelompok atau 88,54% bergerak di sektor industri rumah tangga. Kelompok UPPKA yang umumnya beranggotakan keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I, berusaha tetap bertahan dengan terus berinovasi khususnya berkaitan dengan pemasaran, antara lain dengan pemasaran online, pameran virtual dan pembuatan katalog elektronik.

Dalam menjalankan perannya memfasilitasi dan pembinaan kelompok UPPKA, Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi terus bekerjasama dengan mitra terkait untuk dapat memberikan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai keterampilan, bagaimana cara mendapatkan modal, pengelolaan dalam peningkatan kualitas produk kelompok UPPKA termasuk pengemasan produk dan perluasan jangkauan pemasaran. Rabu, 20 Januari 2020, Perwakilan Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melalui Sub Bidang Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melakukan penguatan kerjasama dengan mitra kerja antara lain Balai Latihan Kerja dan Produktivitas (BLKP) Provinsi Jambi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi dan Baznas Provinsi Jambi.

Dalam kunjungan ke BLKP Provinsi Jambi, Tim BKKBN Jambi disambut oleh Kasi Penyelenggara dan Pemasaran BLKP Prov. Jambi, Abdallah Husein, ST. Dalam kegiatan tersebut Pak Abdallah menyampaikan program kerja BLKP Jambi, khususnya berkaitan dengan pelatihan kerja dan peningkatan keahlian teknis yang dapat mendukung usaha kelompok seperti keterampilan menjahit, mengelas, pengolahan makanan dll. Setelah itu tim lanjut mengambangi Kantor Disnakertrans Provinsi Jambi, dan bertemu dengan Kasi Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Prov. Jambi, Ibu Sri Rejeki. Pertemuan tersebut membahas tentang program Wirausaha Baru dan Teknologi Tepat Guna yang sasarannya bantuan pelatihan kompetensi dan bantuan Alat Usaha. Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Kantor Baznas Provinsi Jambi, dan disambut langsung oleh Bapak H. Abdul Manan selaku Wakil Ketua I sekaligus Kasi Penghimpunan Zakat dan Bapak H. Ishaq selaku Wakil Ketua II sekaligus Kasi Pendistribusian Zakat. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan tentang bagaimana sumber dana zakat yang dihimpun melalui Unit Pengelola Zakat (UPZ) yang dibentuk masing-masing instansi . Juga disampaikan program Jambi Sejahtera berupa bantuan alat usaha yang diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam 8 golongan yang berhak menerima zakat. (Rmd).