GUBERNUR JAMBI KUKUHKAN TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING PROVINSI JAMBI

Jambi – Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melakukan rangkaian Kegiatan Pengukuhan serta Pembacaan Komitmen dan Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jambi di Hotel Abadi Suite, yang dipimpin oleh Gubernur Provinsi Jambi Al Haris serta turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Munawar Ibrahim didampingi Sekretaris Perwakilan BKKBN Yudi Hendra Musrizal beserta jajaran di BKKBN Jambi dan TPPS Provinsi Jambi.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 19 s.d. 20 Juli 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang yang terdiri dari Kepala Dinas SKPD terkait, termasuk juga Kementrian/Lembaga Vertikal, Perguruan Tinggi, media dan semua pihak yang berada di dalam SK TPPS Jambi.

TPPS mempunyai tugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting secara efektif, konvergen, dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di tingkat provinsi. oleh sebab itu perlu terjalinnya koordinasi antara anggota TPPS tingkat provinsi serta adanya pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan RAN PASTI dalam mendukung terget intervensi spesifik dan intervensi sensitif dalam percepatan penurunan stunting hingga mencapai target penurunan yang signifikan dari kondisi 24,4 persen pada Tahun 2021 menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Sebelumnya, diawali pada tanggal 2 Juni 2022 telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi TPPS, yang dihadiri oleh anggota TPPS dan koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ketua TPPS, Bapak Wakil Gubernur Jambi dan telah menghasilkan kesepakatan bahwa Pencegahan dan Penurunan Stunting dilakukan secara konvergen dan terkoordinasi, dengan melibatkan semua bidang intervensi dan monitoring terhadap anggota TPPS yang telah melakukan kegiatan Pencegahan dan Penurunan Stunting sehingga target yang telah ditentukan dapat kita capai secara bersama-sama.

“Saat ini ada 9.616 anak stunting dan 491.953 Keluarga Resiko Stunting di Provinsi Jambi, yang apabila tidak ditangani dengan baik, akan menambah beban negara. Untuk itu, saya mengajak semua kepala pemerintahan dan lembaga di Provinsi Jambi yang tercinta ini untuk bersama-sama menjadi Bapak Asuh Anak Stunting. Program ini memberikan bantuan atau menjadi donatur/orang tua asuh untuk penanggulangan masalah stunting, dengan bentuk yang beragam yang intinya pencegahan stunting dapat dilakukan dari hulu ke hilir, “ ujar Al Haris. Pada kesempatan kali ini juga, Al Haris menyampaikan dengan telah ditandatangninya Surat Edaran Gubernur mengenai Dukungan Dunia Usaha dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Jambi, maka semakin banyak pihak yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perwakilan BKKBN dan BPKP Provinsi Jambi yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris didampingi wakil gubernur Abdullah Sani dan Sekda Provinsi Jambi, Sudirman.
Kepala BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim dalam kesempatan itu menyampaikan, kerja sama ini bertujuan untuk penguatan tata kelola pemerintahan di lingkup BKKBN sesuai kesepakatan Kemendagri dengan Kemenkes dan BKKBN terkait stunting di daerah.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa dengan adanya pengukuhan sekaligus rapat kerja TPPS Provinsi Jambi bertujuan untuk menguatkan komitmen dan dukungan pemangku kebijakan dan mitra lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di tahun 2022. “Adanya aksi bersama TPPS yang terukur dan terintegrasi, serta monitoring evaluasi kegiatan TPPS Provinsi Jambi, diharapkan target yang ditentukan pemerintah pusat dapat tercapai,” ungkap Munawar.

Dengan telah dikukuhkan serta dilakukan pemaparan program kerja dan rencana tindak lanjut per masing-masing bidang yaitu bidang Intervensi Spesifik dan intervensi Sensitif yang diketuai oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Bidang Perubahan Perilaku dan Pendampingan Keluarga diketuai oleh DP3AP2 Provinsi Jambi, Bidang Koordinasi dan Konvergensi oleh Bappeda Provinsi Jambi serta Bidang Data, Pemantauan Evaluasi dan Knowledge Management oleh Poltekes Kemenkes Provinsi Jambi, diharapkan akan terjadi gerakan yang nyata untuk penurunan Stunting di Provinsi Jambi. (CP)