Geliat Pembinaan Poktan di Kampung KB Penyengat Rendah

Kampung KB (Keluarga Berkualitas) (dahulunya bernama Kampung Keluarga Berencana) sebagai salah satu kegiatan prioritas dari BKKBN merupakan satuan wilayah setingkat RW, atau dusun dengan kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program pembangunan didalamnya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. BKKBN, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas Kampung KB yang bertujuan pengentasan kemiskinan, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan individu, keluarga dan masyarakat.  Untuk mengelola kegiatan dalam kampung KB maka perlu dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB. Kegiatan rutin di Kampung KB dilaksanakan secara terus menerus oleh pengurus Pokja, bekerja sama dengan lintas sektor terkait melalui penerapan 8 fungsi keluarga. Diharapkan dengan adanya kampung KB, keluarga semakin meningkat kesejahterannya dan tidak terdapat lagi keluarga miskin. Tidak hanya miskin harta, tetapi juga juga terhindar dari miskin ibadah, miskin sosial, terhindar dari kebodohan dan keterbelakangan.

Kampung KB Penyengat Rendah merupakan salah satu Kampung KB yang telah dicanangkan Oleh Gubernur Jambi pada tahun 2017, dan merupakan Kampung KB Percontohan Tingkat Provinsi Jambi. Menurut penuturan Edi Sukri (Koordinator PLKB Kecamatan Telanaipura), Kampung KB Penyengat Rendah rutin melakukan pertemuan setiap triwulan, tempatnya bergiliran tiap RT  dan setiap pertemuan diundang Narasumber dari berbagai instansi baik pemerintah, BUMN maupun Swasta. “Kegiatan pada bulan Agutustus ini dilaksanakan di Rumah Data RT 07 Kelurahan Penyengat Rendah dan materi yang disampaikan Pembinaan Poktan dengan Narasumber dari BKKBN Provinsi Jambi” Tuturnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Lurah Penyengat Rendah, ketua RT 07, Tokoh Agama, PKB, Pokja Kampung KB, Kader Kelompok BKB, BKR, BKL, UPPKS, dan PIK Remaja serta Mahasiswa UIN Sultan Thaha Jambi yang melakukan KKN di wilayah Kelurahan Penyengat Rendah Kota Jambi. Dilanjutkan Edi Sukri, banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dengan adanya kampung KB diwilayah ini, kesadaran masyarakat semakin tinggi dalam mengikuti pertemuan kelompok  kegiatan serta meningkatnya kemantapan kesertaan KB khususnya KB MKJP (IUD dan Impant).

Ramadani J, yang mewakili Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menyampaikan tentang Pembinaan Poktan, khususnya terkait dengan Pembinaan Kelompok Usaha Ekonomi Keluarga (UPPKS). Dalam kesempatan tersebut, disampaikan upaya pembangunan keluarga dilakukan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. “Program pembangunan keluarga dilaksanakan agar mendukung keluarga untuk melaksanakan fungsi keluarga secara optimal’’ Ungkapnya. Salah satu fungsi keluarga adalah fungsi ekonomi yaitu bagaimana setiap anggota keluarga di Kampung KB bisa membuat kelompok untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui kelompok UPPKS. Dilanjutkan Ramadani, manfaat berkelompok ini antara lain untuk mempermudah berbagai pihak dalam melakukan pembinaan terhadap usaha dan pengembangan tenaga kerja terampil sehingga usaha yang dikembangkan bisa berdaya saing. Disinilah peran mitra diharapkan dapat memperluas akses dan peluang khususnya aspek permodalan dan pemasaran bagi kelompok usaha ekonomi keluarga yang ada di kampung KB. (rmd).