FASILITASI RAPAT TPPS BERSAMA MITRA KERJA PROVINSI JAMBI


Jambi – Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi mengadakan rapat percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja tingkat Provinsi Jambi di Abadi Suite Hotel & Tower pada tanggal 20 Juli 2022 yang sebelumnya telah dilakukan pengukuhan TPPS pada tanggal 19 Juli 2022. Rapat dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, oleh Bapak Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Bapak Abdullah Sani berpesan bahwa amanah ini merupakan tugas mulia yang diberikan kepada kita semua. Tugas ini bahkan dapat menjadi bagian dari dzikir, shalawat, dan ibadah-ibadah lainnya, maka mesti diiringi dengan rasa ikhlas agar bernilai ibadah. Selain itu Pak Wagub juga kembali mengingatkan dasar dari kegiatan ini yaitu Berdasarkan Perpes 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Adapun target penurunan stunting di Provinsi Jambi tahun 2022 yaitu 16 persen, tahun 2023 14 persen, dan pada tahun 2024 sebesar 12 persen. Yang paling penting dari pertemuan ini adalah bagaimana strategi kita dalam mencapai target penurunan stunting.

Sebelumnya telah dilakukan rapat internal TPPS masing-masing bidang dengan agenda Penyusunan Rencana Aksi Bidang TPPS Provinsi Jambi. Maka pada saat pertemuan ini, sinkronisasi rencana aksi diperlukan agar percepatan penurunan stunting dapat menjadi maksimal. Dalam rapat ini juga dilakukan pembacaan Surat Edaran Nomor: 1813/SE/BAPPEDA-3/VII/2022 Tentang Dukungan Dunia Usaha dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Jambi, oleh BAPPEDA Provinsi Jambi. Melalui Surat Edaran tersebut menunjukkan keberadaan dunia usaha dapat berperan dalam penurunan stunting.
Pertemuan rapat TPPS ini dihadiri oleh empat bidang koordinator TPPS sekaligus menjadi narasumber dalam rapat kali ini. Sesuai dengan SK SK Gubernur Nomor 362/KEP.GUB/BAPPEDA-3/2022 per tanggal 19 April 2022 ada empat bidang koordinator yaitu Bidang perubahan perilaku dan pendampingan keluarga (DP3AP2), Bidang perencanaan dan konvergensi (BAPPEDA), Bidang intervensi spesifik dan intervensi (Dinas Kesehatan), serta Bidang data, monitoring, evaluasi, dan knowledge management (Poltekkes Kemenkes Jambi).


Kepala Dinas P3AP2, Dra. Luthpiah menyampaikan secara rinci terkait rencana aksi dari bidang perubahan perilaku dan pendampingan keluarga. Bidang ini lebih menitikberatkan pada mental dan psikis yang menjadi sasaran dalam percepatan penurunan stunting. Seperti kasus KDRT terhadap perempuan maupun anak, serta faktor sosial ekonomi yang dapat menyebabkan terjadinya stunting. Narasumber lainnya yaitu Pak Melvin P Hutabarat S.Sos, M.Ip. menyampaikan tentang diperlukannya inovasi yang cermat dalam pemberian makan tambahan terhadap balita dan anak, yang perlu dilakukan refreshing dari makanan lokal yang bergizi, murah, dan dapat menjangkau semua kalangan. Dengan catatan inovasi yang dilakukan tetap pada regulasi yang ada. Selanjutnya Dr. Mhd. Ferry Kusnadi, Sp.Og. Sebagai Koordinator Bidang Intervensi Spesifik dan Sensitif yang menyampaikan bahwa rencana aksi sebagian besar sudah dilakukan dan sedang berjalan. Permasalahan di Desa seringkali ditemukan bahwa kuantitas yang lebih penting dibandingkan kualitas gizi. Motto “yang penting kenyang” dapat menjadi masalah yang serius jika kualitas gizi tidak diperhatikan.

Tambahan dari Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi, Ahmad Dahlan, S.KM, M.Kes. dari bidang data, akan membuat stunting corner untuk memudahkan pelaporan stunting termasuk konsultasi, fasilitasi, maupun pustaka terkait dengan stunting. Kegiatan fasilitasi rapat percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja tingkat Provinsi Jambi merupakan kegiatan yang cukup penting dalam penguatan TPPS dan sinkronisasi rencana aksi TPPS. Kegiatan ini juga menunjukkan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dan mitra kerja dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi. (PS)