BKKBN Jambi Gandeng Perguruan Tinggi atasi Stunting

Jambi – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi telah menyelenggarakan Pendataan Keluarga (PK21) dalam rangka menyediakan data keluarga Indonesia by name by address yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Atas keberhasilan tersebut, Gubernur Jambi Al haris mengapresiasi langkah BKKBN Jambi dalam upaya memperbaharui kualitas data pada Pendataan Keluarga tahun 2021, hal ini disampaikan oleh Asisten Satu Setda Provinsi Jambi H. Apani Saripudin yang mewakili gubernur. Kamis (9/12). “Data dan informasi keluarga ini penting dan strategis karena tidak hanya sebagai alat untuk mengukur indikator kinerja program Bangga Kencana, tapi penyediaan data untuk kepentingan operasional program nasional lainnya,”ujar gubernur, terutama untuk menurunkan angka Stunting di Provinsi Jambi, Data memiliki peranan penting dalam seluruh sektor kehidupan manusia, termasuk dalam pembangunan bangsa, negara dan daerah.

Data memiliki fungsi yang sangat strategis yakni, (1) untuk membuat/ mengambil keputusan, (2) sebagai dasar suatu perencanaan, (3) sebagai alat pengendali terhadap pelaksanaan atau implementasi suatu aktivitas, dan (4) sebagai dasar evaluasi terhadap suatu kegiatan. Kepala perwakilan BKKBN Jambi Munawar Ibrahim,S.Kp.,MPH menyampaikan Kegiatan Diseminasi Hasil Pencatatan dan pelaporan PK21 mengundang para pengelola data dan informasi di tingkat provinsi dan Kabupaten/kota se-provinsi jambi, sebanyak 110 orang, yang diadakan di Hotel Wiltop pada tanggal 08-09 Desember 2021. “Selain data dan informasi keluarga, juga pengumpulan data tentang kondisi fisik balita, mengukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala balita, data ini untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting,”ungkap Munawar Ibrahim,
Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN juga menyerahkan penghargaan kepada OPD KB 11 Kab/Kota dan penghargaan kepada pelaksana pendataan keluarga 2021 terbaik sampai tingkat kecamatan se-ProvinsiJambi.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Mou antara BKKBN dengan Unbari, Politeknik Kesehatan Kemenkes, Universitas Nurdin Hamzah, Stikes Garuda Putih, Stikes Baiturahim, Stikes Harapan Ibu, IAI Nusantara Batanghari, Kemenag Provinsi Jambi, Lembaga Penelitian Universitas Jambi dan UIN STS Jambi. (hill)