Percepat Pemulihan UMKM, BKKBN Jambi Kembali Lakukan Pembinaan Kelompok UPPKA

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi kembali melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi (Monev) Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kabupaten Batanghari, Sabtu (13/3/2021). Kelompok UPPKA sebagai UMKM binaan BKKBN terus berusaha bertahan ditengah cobaan pandemi Covid 19, untuk itu perlu terus dilakukan fasilitasi dan pembinaan terpadu untuk membangkitkan kembali semangat para kader.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Batanghari, PKB/PLKB dan Kelompok UPPKA di Desa Terusan Kecamatan Marosebo Ilir dan Kelurahan Bajubang Kecamatan Bajubang beserta perangkat desa. Kepala Sub Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Provinsi Jambi, Ramadani J menyampaikan bahwa pembentukan Kelompok UPPKA bertujuan untuk menumbuhkan jiwa berusaha dengan mengajak keluarga untuk memiliki produk usaha.

“Selain itu tujuan kelompok UPPKA adalah, agar memahami pentingnya berfikir inovatif, kreatif, adaptif dalam menjalankan usaha dan menumbuhkan cinta memakai produk lokal,” jelasnya.

Ramadani berharap, anggota Kelompok UPPKA bisa menciptakan keunggulan produk, atau memiliki inovasi dalam pengembangan produk karena saat ini produk seperti itulah yang bisa bersaing di pasar. “Jadi, sebelum memulai membuka usaha atau mengembangkan usaha, ciptakanlah nilai tambah atau keunggulan pada produk kita. Nilai tambah yang istimewa, ditambah promosi dari mulut ke mulut, apalagi didukung oleh pemasaran luas melalui internet, maka kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu ” Lanjutnya.

“Harapan kami kedepan kelompok UPPKA dapat melakukan kemitraan dalam segi pemasaran, menyediakan barang dengan kemasan yang sesuai selera pasar dan melakukan promosi melalui media offline dan online,” ujarnya.

Kepala Desa Terusan Kecamatan Marosebo Ilir, Hardoni SE, memberikan tanggapan yang sangat positif dengan adanya kelompok UPPKA, karena sangat membantu perekonomian warga desa. Apalagi sudah ada rumah produksi yang dibangun dari swadaya anggota kelompok UPPKA.

“Dengan adanya kelompok UPPKA, ibu-ibu yang tadinya mengganggur mampu menambah penghasilan keluarga dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar rumah masing-masing. Selain itu juga bisa membantu membuka lapangan kerja baru khususnya masyarakat yang ada dilingkungan sekitar desa,” ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh anggota kelompok UPPKA untuk tetap semangat dalam berusaha dan harus bisa menciptakan produk unggulan yang tidak hanya bisa dikenal dan dipasarkan di tingkat desa, tetapi juga hingga keluar kabupaten Batanghari dan Provinsi Jambi.

“Karena jaman sekarang rata-rata masyarakat sudah memiliki gawai dengan teknologi canggih untuk mendapatkan segala informasi, sehingga promosi pemasaran produk pun seyogianya melalui internet (media sosial dan marketplace), pemerintah desa siap untuk membantu,” pungkasnya. (rmd).