Penyederhanaan birokrasi, 21 pejabat adminstrasi BKKBN Jambi dialihkan jadi fungsional

Sebanyak 21 pejabat admintrasi di lingkup BKKBN Provinsi Jambi bersama pejabat BKKBN di Provinsi seluruh Indonesia dilantik menjadi pejabat fungsional oleh Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo secara virtual dari Jakarta, Jumat (17/7).

Di Jambi pelantikan pejabat fungsional secara virtual itu dihadiri langsung Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti. Pelantikan pejabat fungsional di lingkup BKKBN juga disaksikan Menpan-RB Tjahjo Kumolo juga secara virtual.

Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo usai melantik pejabat fungsional mengatakan pelantikan dilakukan dari jabatan administrasi ke fungsional sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia tentang penyederhanaan birokrasi.

“Perubahan ini adalah perubahan besar yang terjadi dalam satu kesatuan waktu. Yaitu perubahan struktur diikuti perubahan/transformasi dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional, tentu perubahan-perubahan yang tidak sederhana dan perubahan yang sifatnya komplek dan membawa dampak yang luas pada kinerja kita semuanya,” kata Hasto.

hasto menjelaskan, pejabat fungsional yang dilantik dilingkup BKKBN baik pusat dan daerah sebanyak 671 orang terdiri dari pejabat ahli madya 149 orang dan pejabat fungsional ahli muda sebanyak 522 dengan 19 jenis rumpun jabatan fungsional.

“Masih ada 298 orang dalam validasi di Kemenpan-RB dan akan dilantik sebagai pejabat fungsional. Selamat kepada yang dilantik, dan pejabat yang dialntik akan mengemban tugas dengan fungsi yang baru dan tentu dengan profesional yang sudah dimilki,” kata Hasto.

Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti mengatakan perampingan struktur agar kinerja lebih profesional dan agar visi dan misi pemerintah bisa lebih efektif dan lebih profesional untuk melayani masyarakat.

“Total pejabat administrasi yang dilantik menjadi pejabat fungsional di BKKBN Jambi sebanyak 21 orang. Ini tidak mengurangi kinerja BKKBN tapi justru dalam pengisian jabatan fungsional para pejabat berkompetisi dan yang duduk adalah benar-benar perjabat profesional,” kata Mukhtar.* (hill).