Lihat Keseruan Orientasi Pembelajaran Usaha Akseptor KB di Jambi

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi menggelar Orientasi Pembelajaran Usaha Ekonomi Keluarga Akseptor KB bertajuk Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dalam rangka Pencegahan Stunting di Era Adaptasi Kebiasaan Baru di Hotel Luminor, Kebun Jeruk, Kota Jambi, yang berlangsung selama 3 (tiga) hari, 08 – 10 Maret 2021. Orientasi ini diikuti oleh 47 orang peserta yang terdiri dari Kasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga OPD-KB Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Koordinator PKB/PLKB dan Kader Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kampung KB Percontohan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, UPTD PLUT Jambi, BPD AKU Provinsi Jambi dan Peserta dari BKKBN Provinsi Jambi

Orientasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam pemberdayaan ekonomi keluarga akseptor. Selain itu memberikan informasi fasilitasi akses pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kerjasama dengan mitra terkait informasi kewirausahaan meliputi perencanaan, keterampilan, produksi sampai dengan pemasaran produk sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kelompok UPPKA

Dalam kesempatan tersebut, Dra. Sri Banun Saragih yang mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menyatakan, diawali pada tahun anggaran 2021, BKKBN mendapat kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung Pro PN (Proyek Prioritas Nasional), yaitu peningkatan pemberdayaan ekonomi keluarga bagi keluarga akseptor KB lestari MKJP dan keluarga akseptor KB mandiri MKJP di kampung KB percontohan. Dilanjutkannya, dalam tahap awal (tahapan jangka pendek) implementasi model kegiatan ini, BKKBN berusaha mengembangkan “konsep multi intervensi”, yaitu penggabungan antara intervensi pemerintah dan sektor swasta (NGO/organisasi kemasyarakatan, dan/atau donor/pengusaha swasta), dan “konsep multi proses” baik dari sisi produksi maupun pemasaran.

“Jadi melalui program prioritas ini diharapkan keluarga akseptor KB lestari MKJP dan keluarga akseptor KB mandiri   MKJP   yang   tergabung   dalam kelompok UPPKA dapat menjadi penggerak, motivator, dan influencer bagi keluarga akseptor lainnya untuk ikut serta dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” ujar dia. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada Kelompok UPPKA di Kampung KB Percontohan,

Ramadani J, SE, MM mewakili panitia kegiatan menjelaskan kegiatan ini juga bisa disaksikan secara live (langsung) melalui zoom dan akun facebook bkkbnJambiofficial sehingga informasi dari narasumber bisa tersampaikan kepada seluruh PKB/PLKB dan kelompok UPPKA yang ada di Provinsi Jambi.

“Jadi selain narasumber dari BKKBN Jambi, kami juga menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang UMKM antara lain Perwakilan Bank Indonesia Jambi, BRI Jambi, BLKP Prov. Jambi, Disperindag Prov. Jambi, Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jambi, Universitas Jambi, Otoritas Jasa Keuangan Jambi, PT. PNM Jambi dan Kelompok UPPKA Mawar dan UPPKA Kasih Ibu,” jelas pria yang akrab disapa Dani tersebut.

Bukan cuma penjelasan materi, para peserta juga mendapatkan pertanyaan dari masing-masing narasumber yang hadir.  Ada hadiah menarik untuk setiap peserta yang bisa menjawab pertanyaan dan aktif bertanya. Selain itu produk-produk unggulan yang dibawa oleh Kelompok UPPKA di Kampung KB Percontohan juga bisa dipamerkan di Lobby Hotel Luminor Jambi. (Rmd).