Kunjungan Kerja Deputi ADPIN Ke Provinsi Jambi

Jambi, 9 September 2020 Deputi ADPIN BKKBN RI H. Nofrijal, SP, MA beserta jajaran kedeputian ADPIN yaitu Direktur Pelaporan dan Statistik Drs. Rudi Budiman dan Direktur Teknologi dan Data Mahyuzar mengunjungi Provinsi Jambi dalam rangka Monev Sistem Informasi Keluarga  (SIGA). Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Sistem Informasi Keluarga yang ada di Provinsi Jambi, mengingat Jambi merupakan satu-satunya Provinsi yang menjalankan SIGA dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Sistem Informasi Keluarga (SIGA) merupakan sebuah system integrasi yang menyajikan data kependudukan dan kesertaan ber KB masyarakat secara by name by address (BNBA). Yang mana artinya, setiap penduduk Indonesia khususnya di Provinsi Jambi didata per Kepala Keluarga (KK) beserta anggota keluarganya dan pasangan usia subur (PUS) yang ber KB di data menggunakan alat kontrasepsi apa sehingga didapatkan data-data yang sesuai dengan kebutuhan program Bangga Kencana. Kelebihan yang diberikan oleh data SIGA ini adalah by name by address yang artinya setiap alat kontrasepsi yang dibeli pemerintah untuk msyarakat terdata diberikan kepada siapa, atas nama siapa, dan alamatnya dimana.

Provinsi Jambi telah melaksanakan SIGA ini sejak tahun 2019, bersama BKKBN Pusat mencoba mengembangkan aplikasi SIGA sehingga dijadikan pilot project untuk pengembangan SIGA secara nasional. Hal ii di sampaikan oleh Nofrijal dalam sambutannya ketika dialog bedah SIGA di Provinsi Jambi.

“Provinsi Jambi menjadi satu-satunya Provinsi yang memiliki data akseptor KB secara mikro, by name by address. Hal ini didapat dari pemberlakuannya SIGA di Provinsi Jambi. Hal ini sangat kami (KKBN Pusat) apresiasi, karena belum semua BKKBN Provinsi berani melakukannya. Untuk itu kami sangat ingin BKKBN Provinsi Jambi menjadi Provinsi yang bisa dicontoh oleh provinsi-provinsi lain dalam hal pengelolaan data dan informasinya.” ujar Nofrijal.

Berdialog bersama jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi secara tatap muka langsung dengan memperhatikan social distancing sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku saat ini dan juga bersama PKB/PLKB dan pengelola data dan informasi seluruh Provinsi Jambi melalui virtual meeting, Nofrijal menyampaikan bahwa banyak masukan yang kami dapatkan dari Provinsi Jambi terutama tentang pelaksanaan SIGA nya. “Hal ini akan kami diskusikan lebih lanjut di pusat, dan masukan-masukan yang kami dapat hari ini akan kami rapatkan bersama jajaran kedeputian lain agar SIGA ini bisa dilaksanakan secara nasional. Karena jika memang bisa dilaksanakan di Provinsi Jambi, kenapa di nasional tidak?” lanjut Nofrijal sebelum menutup dialog.

Saat ini pelaksanaan SIGA di Provinsi Jambi sudah sangat baik. BKKBN Pusat pun banyak mendapatkan masukan-masukan dari permasalahan yang dihadapi oleh Provinsi Jambi dalam melaksanakan SIGA selama ini. Hal ini berguna untuk pengembangan aplikasi SIGA dan sistemnya ke depan. Drs. Rudi Budiman selaku Direktur Pelaporan dan Statistik menyampaikan bahwa “Selain didukung oleh komitmen dan system yang kuat, SIGA ini juga harus didukung oleh infrastruktur yang baik dan sangat memadai. Jangan sampai lapangan (pengelola data) terhambat melaporkan data hanya karena daya tamping server yang ada tidak memadai.” Hal ini pun di amini oleh Sub Koordinator Data dan Informasi BKKBN Provinsi Jambi sebagai pengelola data SIGA tingkat Provinsi Jambi. (ry).