KELOMPOK UPPKA TANJABTIM TELAH PASARKAN PRODUK HINGGA LUAR PROVINSI JAMBI

Tim Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melalui Bidang KSPK melakukan pertemuan dengan OPD KB, PKB/PLKB, Penyuluh Pertanian, Ketua dan Anggota Kelompok UPPKA, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis, 04 s.d 05 Maret 2021. Kunjungan pertama Tim BKKBN Jambi yang didampingi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tanjung Jabung Timur di Kelompok UPPKA Srikandi yang berada di Kecamatan Dendang. Menurut Juniati, selaku Ketua Kelompok UPPKA Srikandi, produk unggulan dari  adalah olahan nanas berupa dodol dan sirup. Usaha lainnya berupa kerajinan wayang dan lukis foto di kaca. “Saat ini kami telah memiliki Kebun nanas yang dimiliki sebanyak 6 Hektar dengan produk telah memiliki sertifikat Nanas Organik. Selain itu kami juga telah mendapatkan bantuan Rumah Produksi dari Dinas Pertanian,” tuturnya.

Berdasarkan penuturan Bapak Wiji selaku Koordinator PKB Dendang, kendala yang dihadapi kelompok kami antara lain dari segi pemasaran, produk sirup yang tidak tahan lama, dan tidak ada bantuan honor untuk kader dari Dana Desa. Untuk itu kelompok meminta bantuan peralatan produksi berupa mesin penyaring, pembukuan dan papan nama kelompok.

Selanjutnya tim BKKBN Jambi, berkunjung ke Kelompok UPPKA Doa Mamak, Kecamatan Kuala Jambi. Produk unggulan Kelompok UPPKA Doa Mamak adalah Batik Khas Tanjung Jabung Timur dan makanan berupa keripik dan kletek udang.  Kelompok UPPKA Doa Mamak telah bermitra dengan Dinas Koperasi dan UKM dan  Dekranasda Kabupaten Tanjab Timur.

Berdasarkan informasi Pak Buhari selaku Ketua Kelompok, UPPKA Doa Mamak telah memberdayakan warga sekitar untuk bisa dipekerjakan dalam usaha membatik. UPPKA Doa Mamak juga membuka galeri Produk dari seluruh anggota kelompok sebagai pusat oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kuala Jambi. Untuk pemasaran batik telah merambah seluruh Provinsi Jambi hingga ke luar Provinsi Jambi, terakhir pesanan dari Jawa Timur dan juga sering mengikuti pameran. Adanya kebijakan pemda Kabupaten Tanjab Timur untuk memakai batik khas kepada seluruh ASN, sangat membantu usaha batik”. Lanjut Buhari.

Sub Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Jambi, Ramadani J menyampaikan, bagi kelompok UPPKA yang ingin mendapatkan pelatihan teknis usaha untuk berkoordinasi dengan BLK setempat. Kelompok UPPKA yang ingin mendapatkan bantuan peralatan usaha dapat mengajukan proposal yang difasilitasi oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melalui dana CSR. “Bagi kelompok yang ingin memperluas pemasaran, dapat mengikuti pelatihan online melalui marketplace yang dikoordinasi lewat BKKBN Jambi”, tambahnya. (rmd).