Depan > Index Berita > BKKBN GANDENG BABINSA SEBAGAI MOTIVATOR KB PRIA
BKKBN GANDENG BABINSA SEBAGAI MOTIVATOR KB PRIA
Rabu, 17 Mei 2017

Tebo - BKKBN Online: 16 Mei 2017 seluruh Babinsa dari Kabupaten Tebo berkumpul di Rimbo Bujang Unit II Kabupaten Tebo dalam rangka Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan Tingkat Provinsi Jambi. Dalam kegiatan ini BKKBN melakukan sosialisasi kepada para Babinsa mengenai Peningkatan Kesertaan KB MKJP Bersama KODIM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesertaan pria dalam program Keluarga Berencana terutama KB Medis Operasi Pria (MOP). Sebagaimana diketahui bahwa saat ini KB bukan hanya menjadi urusan perempuan tetapi pria juga bisa ikut serta dalam program KB.

IMG_5091.JPG

MOP/Vasektomi merupakan operasi kecil (bedah minor) yang dilakukan untuk mencegah transportasi sperma pada testis dan penis. Vasektomi merupakan prosedur yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan karena bersifat permanen. Dalam kondisi normal, sperma diproduksi dalam testis. Pada saat ejakulasi, sperma mengalir melalui 2 buah saluran berbentuk pipa (vas deferens), bercampur dengan cairan semen (cairan pembawa sperma), dan keluar melalui penis. Bila sperma masuk dan bergabung dengan sel telur wanita, maka terjadilah kehamilan, saluran (vas deferens) tersebut dipotong dan kedua ujung saluran diikat, sehingga sperma tidak dapat mengalir dan bercampur dengan cairan semen. (Sumber: Wikipedia)

Dalam pertemuan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Endang Agus Sapri bertindak sebagai narasumber. Endang menyampaikan bahwa "BKKBN sangat bergantung pada Babinsa untuk sosialisasi MOP dilapangan. Babinsa sebagai pembina desa, bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan untuk dapat membantu BKKBN dalam menyebarluaskan program KB terutama KB MOP." Saat ini masih banyak masyarakat yang salah paham mengenai KB MOP ini. banyak masyarakat yang menganggap bahwa MOP itu sama dengan kebiri padahal tidak. Oleh karena itulah BKKBN menggandeng Babinsa sebagai motivator KB agar bisa memberi pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai KB MOP. Hal ini dilakukan juga guna meningkatkan pencapaian KB MOP di Provinsi Jambi. (rs)​