Jelang PK 2020, Kabupaten Bungo Siapkan Kader Pendata Berkompetensi

BKKBN Online – Muara Bungo, 18 September 2019 Dinas Sosial, PPKB dan PPPA Kabupaten Bungo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencatatan dan Pelaporan dan Pendataan Keluarga Bagi PPKBD dan SubPPKBD se Kabupaten Bungo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubbid Data dan Informasi Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi sebagai Narasumber dan 153 orang kader dari 153 desa yang ada di Kabupaten Bungo.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah selain untuk silaturahmi dengan kader-kader Program KKBPK yang ada di lapangan yang notabene adalah perpanjangan tangan BKKBN, kegiatan ini juga bermaksud untuk menyiapkan kader-kader pendata jelang pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2020. Rossi Yanne, Kasubbid Data dan Informasi Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dalam materinya menyampaikan tentang sedikit gambaran pelaksanaan PK2020 tahun depan. “Tahun 2020 kita akan melaksanakan kembali Pendataan Keluarga, sama halnya dengan yang kita lakukan di tahun 2015. Yang membedakan adalah PK2020 nanti 40 persen kader pendata akan menggunakan Android. Jadi kader – kader pendata yang memiliki smartphone Android dan melek teknologi akan sangat di berdayakan dalam pendataan keluarga tahun 2020” ungkap Rossi.

Para kader pendata pun sangat bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan ini, mereka berbagi pengalaman dan juga trik dalam melakukan pendataan keluarga di wilayahnya. Beberapa kader menyampaikan bahwa kerjsama yang baik dan koordinasi dengan berbagai sector sangat membantu dalam pelaksanaan pendataan keluarga ini. Contohnya adalah di Kecamatan Tanah Tumbuh, PLKB nya aktif berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti KUA dan Kantor Lurah. Dari KUA bisa didapatkan jumlah keluarga baru setiap bulannya, dan dari Kantor Lurah bisa didapat jumlah penduduk lahir, meninggal, ataupun pindah setiap bulannya. Strategi-strategi seperti ini sangat perlu dilakukan agar pendataan yang dilakukan oleh kader juga tersinkronisasi dengan data Kependudukan dan Catatan Sipil. Sebagaimana konsep yang akan di lakukan pada pendataan tahun 2020, data kependudukan yang akan di data semua berangkat dari data Dukcapil. (ry)