Mencegah Stunting dengan Penyiapan Generasi Emas dan Penyiapan 1000 HPK

Jambi – BKKBN Online: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Jambi bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar Workshop Penyiapan Generasi Emas dan 1000 HPK bagi Penyuluh dan Kader BKB, di Tanjung Jabung Timur, Senin (9/9/2019).

Workshop dengan tema “Penyiapan Generasi Emas dan 1000 HPK” ini dihadiri sebanyak 84 peserta yang berasal dari Penyuluh keluarga berencana dan kader BKB dari 11 Perwakilan Kecamatan dari berbagai desa di Tanjung Jabung Timur yang tidak termasuk wilayah stunting serta menghadirkan 2 orang narasumber yang berasal dari perwakilan BKKBN Provinsi Jambi di bidang KS/PK. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Endang Rikmawanti S.Pd Kepala Bidang KS/PK BKKBN Provinsi Jambi. Kepala bidang KSPK BKKBN Provinsi Jambi, Endang Rikmawanti S.Pd dalam pembukaan menyampaikan penyiapan generasi emas Indonesia turut ditentukan oleh kualitas pengasuhan dalam keluarga.

Pengasuhan dalam keluarga menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam mencegah dan mengatasi kejadian stunting di beberapa wilayah di provinsi Jambi. Pengasuhan yang baik pada seribu hari pertama kehidupan sangat diperlukan. Karena pondasi utama kehidupan manusia di masa depan dapat dipengaruhi oleh pengasuhan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan tersebut, yang dimulai sejak awal konsepsi atau selama 270 hari masa kehamilan sampai 730 hari setelah lahir (hingga anak berusia 2 tahun). Pada periode tersebut, terjadi perkembangan otak dan pertumbuhan yang begitu cepat.

Beliau juga menambahkan “Kasus stunting bukan hanya tanggung jawab BKKBN saja tetapi telah menjadi tanggung jawab kita bersama, demi meningkatkan kualitas keluarga, Dalam menjalankan program pembangunan keluarga, BKKBN telah membentuk kelompok-kelompok yang bernaung di bawah pembinaan kedeputian Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga, salah satunya adalah BKB”.

Kasubbid Bina Keluarga Balita, Anak dan Lansia, Ibu Novita Sari menambahkan, Adapun program yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas anak dalam Program Pembangunan Keluarga dalam rangka penyiapan generasi emas dapat dilakukan melalui Keluarga Berencana sebagai upaya untuk pengaturan jarak kehamilan dan Bina Keluarga Balita (BKB) yang merupakan wadah kegiatan bagi keluarga yang mempunyai balita atau anak, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua (ayah, ibu dan anggota keluarga lain) untuk mengasuh dan membina tumbuh kembang anak.

Dengan terselenggaranya workshop ini diharapkan para peserta yang hadir yang terdiri dari Penyuluh Keluarga Berencana, kader dan pihak terkait dari berbagai desa di kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat memberikan pemahaman kepada para keluarga terkait tumbuh kembang balita dan pentingnya masa 1000 hari pertama kehidupan karena keluarga merupakan wahana utama dalam memberikan pengasuhan yang penting pada anak sehingga orang tua yang memiliki balita dapat membantu anaknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.