Dorong UPPKA Naik Kelas, BKKBN Jambi dan Disperindagkop Berbagi Tips Sukses Wirausaha

Komitmen Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memajukan pelaku usaha khususnya kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di tengah pandemi Covid-19 terus dilakukan, diantaranya dengan memberikan berbagai pelatihan dan pembinaan agar pelaku usaha bisa bertahan dan bangkit di situasi sulit.

Kali ini Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Sarolangun mengadakan pembinaan dan  orientasi pembelajaran usaha bagi keluarga akseptor KB yang ada di Kampung KB Percontohan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahan, keterampilan dan motivasi kepada pelaku usaha dalam menjalankan usaha terutama dimasa pandemi Covid-19. Pada kesempatan tersebut, Arifin, S.Ag, Fungsional Pengawas Dinas KUKMPP Sarolangun membagikan strategi dan kiat-kiat sukses mengelola usaha bagi Kelompok UPPKA dan masyarakat Desa Sendang Sari Kecamatan Singkut.

“Ada 5 Strategi yang bisa dilakukan dalam mencapai kesuksesan usaha. Pertama yaitu pahami keinginan konsumen, konsumen adalah raja, jangan membedaka-bedakan antara konsumen kecil atau besar, pastikan kepuasan pelanggan. Kedua, ciptakan produk unik dan memiliki nilai tambah karena konsumen cepat atau lambat akan meninggalkan produk apapun yang tidak memiliki nilai tambah. Ketiga, tentukan tujuan pemasaran dengan melihat peluang pasar. Sebelum menentukan jenis usaha sebaiknya dikenali dulu potensi wilayah, produk yang dibutuhkan/laku dijual dan menggali informasi potensi inovasi tentang produk yang laku dijual. Keempat, lakukan promosi dan tujuan iklan/promosi harus jelas. Buatlah promosi yang hebat, yang sensasional, yang sangat “tidak mungkin” untuk mereka tolak, sehingga pembelipun akan datang dan mencoba produk kita. Kelima, lakukan pemasaran secara online,” ujar Arifin.

Hal ini diungkapkan Arifin dalam kegiatan Pembinaan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan orientasi pembelajaran usaha bagi keluarga akseptor KB yang ada di Kampung KB Percontohan Kabupaten Sarolangun. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Data Desa Sendang Sari Kecamatan Singkut pada tanggal 23 April 2021. Peserta kegiatan yang hadir antara lain Kepala Desa, Ketua BPD, TP. PKK Desa, Anggota Kelompok UPPKA, Pokja Kampung KB, PKB/PLKB dan Dinas PP dan KB Kabupaten Sarolangun

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Bidang KSPK BKKBN Jambi, Dra. Sri Banun Saragih turut memotivasi kader kelompok UPPKA untuk terus berusaha dan menciptakan produk yang bisa menjadi unggulan di Desa Sendang Sari. Sri juga turut membagikan pengalamannya dalam memulai usaha pada waktu kuliah dulu dengan berjualan lapek.  “Karena memang usaha itu dimulai dari kecil terlebih dahulu,” Ujar Sri. Kelompok UPPKA Fajar Berseri, Desa Sendang Sari telah ada sejak tahun 2016. Menurut Ketua Kelompok, Maryam, hingga April 2021 jumlah anggota kelompok UPPKA Fajar Berseri sebanyak 24 orang dan memiliki usaha yang beragam mulai dari makanan berupa berbagai jenis keripik, kue, tempe, hingga usaha menjahit dan kerajinan. Kelompok UPPKA juga berintegrasi dengan kelompok PIK Remaja dan BKR dalam menjalankan usahanya. (rmd).