Kabupaten Merangin Dorong “One Village One Produk” di Kampung KB Percontohan Desa Bedeng Rejo

Merangin. Pemerintah Kabupaten Merangin, melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian (KUKMPP) Kabupaten Merangin mulai mengembangkan konsep One Village One Product (OVOP) dengan melakukan intervensi di Kampung KB Percontohan Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat. Kepala Bidang Perindustrian Dinas KUKMPP Merangin, Zahratul Ainiyati, SH, mengatakan, konsep OVOP bertujuan untuk mengangkat potensi ekonomi dari setiap desa yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan Kampung KB Percontohan ini memiliki produk unggulan yang bisa diangkat di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Apalagi kabupaten Merangin terkenal dengan hasil kerajinannya dan desa Bedeng Rejo merupakan salah satu daerah tujuan wisata di sini. Dengan keunggulan yang dimiliki, maka produk tersebut dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat sekitar, melalui kunjungan turis, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan ketrampilan SDM. Dalam konsep OVOP setiap desa dibina untuk memaksimalkan potensi perekonomian yang ada di daerahnya,” ucap Zaharatul saat hadir di acara Pembinaan dan Orientasi Pembelajaran Usaha Ekonomi Keluarga bagi Kader UPPKA bertempat di Rumah Data Desa Bedeng Rejo, Kamis (22/03/21).

Kegiatan yang digelar oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi ini dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua BPD, TP. PKK Desa, Anggota Kelompok UPPKA, Pokja Kampung KB, PKB/PLKB dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merangin.

Zaharatul menambahkan, untuk dapat menciptakan produk khas desa dengan rancangan rasa, kemasan dan promosi yang inovatif,  Dinas KUKMPP Merangin akan membantu memfasilitasi pemasaran dari produk unggulan tersebut.

Kepala BKKBN Provinsi Jambi, yang diwakili Koordinator Bidang KSPK, Dra. Sri Banun Saragih mengatakan, tugas dari BKKBN Jambi dalam kaitannya dengan pembinaan kelompok UPPKA adalah melakukan fasilitasi dan koordinasi dengan mitra kerja, termasuk Dinas KUKMPP Kabupaten Merangin untuk pengembangan inovasi produk unggulan kelompok UPPKA.

“Kami juga mohon dukungan dari pihak desa berkaitan dengan kegiatan Kelompok UPPKA sehingga bisa memiliki produk unggulan sesuai potensi desa, seperti yang diamanahkan oleh Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021” Ujar Sri. (rmd).