Pembinaan Pegawai, Kepala Biro SDM BKKBN Serukan Penegakan Disiplin PNS

 

JAMBI – Kepala Biro SDM BKKBN Viktor H Siburian, SE., M.Si beserta Analis Kepegawaian Ahli Madya Biro SDM BKKBN Puji Prihatiningsih, S.Psi.,MM. mengunjungi Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dalam rangkaian kegiatan tahap akhir seleksi terbuka internal jabatan administrasi di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Senin (19/4).

Proses seleksi terbuka internal jabatan administrasi di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi Jambi ini diumumkan secara terbuka pada Website Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan media sosial lainnya yang dikelola oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.  Diawali dari tahapan seleksi administrasi yang dilanjutkan dengan pembuatan makalah serta penilaian assesment kompetensi. Tahap akhir dari rangkaian seleksi ini adalah presentasi makalah serta wawancara yang dilakukan secara tatap muka oleh Kepala Biro SDM, Analis Kepegawaian Ahli Madya Biro SDM BKKBN dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi di Ruang Rapat Bulian Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.

Setelah rangkaian proses presentasi dan wawancara dilakukan, Kepala Biro SDM menyempatkan diri untuk memberikan pembinaan pegawai yang dihadiri oleh hampir seluruh PNS di Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dan dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan, Munawar Ibrahim., S.KP., M.PH. Kepala Perwakilan menyampaikan harapan agar pertemuan kali ini dapat memberi pencerahan serta pemahaman terkait masalah kepegawaian bagi seluruh PNS di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.

Kepala Biro SDM menyerukan penegakkan aturan disiplin bagi PNS yang mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS, dimana atasan langsung bertanggung jawab melakukan pembinaan kepada bawahan. Ketika atasan langsung tidak memberikan sanksi kepada bawahannya yang melakukan pelanggaran disiplin maka hukuman disiplin akan diberikan kepada atasan langsung tersebut oleh atasannya. Seiring dengan adanya tuntutan masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan PNS serta seiring dengan pelaksanaan Reformasi Birokrasi maka tidak boleh ada rasa sungkan terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran disiplin. Harus ada keberanian kepada setiap pemegang jabatan struktural untuk menjatuhkan hukuman disiplin kepada pegawai dilingkungannya yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin.

Kepala Biro SDM juga menyampaikan arahan untuk menggerakkan seluruh sumber daya yang ada di lingkup BKKBN Provinsi Jambi baik tenaga Penyuluh Keluarga Berencana yang tersebar di 11 kabupaten/kota maupun pegawai provinsi untuk meyakinkan pemerintah daerah dalam hal kontribusi serta kerjasama dalam penanganan stunting. Diharapkan seluruh pegawai memahami konsep stunting dan penanganan apa saja yang dilakukan oleh BKKBN terhadap isu stunting. Lakukan sharing knowledge agar seluruh pegawai memilik pemahaman yang sama terhadap Program Bangga Kencana pada umumnya dan isu stunting pada khususnya.

“Lakukan pekerjaan secara cepat, tepat dan jaga kualitas lalu bersyukur dan menikmati apa yang dimiliki sehingga hidup akan terasa lebih mudah dan bahagia”, kata Viktor mengakhiri arahannya dalam kegiatan tersebut. (cp)