Giat Kader Pendataan Keluarga Di Kota Jambi

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009, tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Pemerintah dalam hal ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama dengan Pemerintah Daerah mendapatkan amanat mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga. Upaya tersebut dilaksanakan melalui kegiatan pendataan keluarga yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali dari rumah ke rumah.

Dalam pendataan keluarga tahun 2021 ini, BKKBN juga akan memasukkan indikator baru yang digunakan untuk mengukur Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga). iBangga adalah suatu pengukuran kualitas keluarga yang ditunjukan melalui ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan keluarga dan menggambarkan peran dan fungsi keluarga untuk semua wilayah di Indonesia. Indikator iBangga ini penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun keluarga berkualitas.  Diharapkan data yang dihasilkan melalui pendataan keluarga dapat menjawab kebutuhan data dan informasi untuk penyusunan program dukungan/ intervensi oleh pemerintah dan sektor lain, khususnya dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Untuk membantu percepatan program tersebut, maka di Kader Pendata Kota Jambi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi sudah memulainya dengan giat pendataan keluarga dari rumah ke rumah pada Kamis, (1/04/2021) lalu. Pendataan keluarga di Kota Jambi dilaksanakan melalui metode smartphone dimana data diinput langsung oleh kader dengan aplikasi berbasis smartphone. Jumlah kader pendata sebanyak 863 kader yang menaungi 11 kecamatan, 62 Kelurahan dan 1.637 RT di seluruh wilayah Kota Jambi.

Salah satu kader pendata di wilayah kelurahan Paal Lima, Kota Jambi, Yulianti, mengatakan bahwa ia mulai mendata lebih awal agar ketika memasuki bulan bulan puasa dan lebaran nanti tidak terlalu banyak lagi yang harus didata. “Giat kami hari ini supaya lebih banyak masyarakat yang terdata, jadi nanti pas bulan puasa dan lebaran tidak mengganggu kekhusukan warga beribadah. Jadi kami minta dukungan seluruh warga masyarakat Kota Jambi untuk dapat memberikan informasi dan data yang sebenarnya guna menyukseskan program ini,” ujar wanita yang akrab dipangil Yuli,  Rabu (07/04/2021) sore.

Ramadani, salah satu warga yang didata di RT 25 Kelurahan Paal Lima Kota Jambi, menyampaikan, pendataan keluarga ini sangat bermanfaat untuk menghasilkan profil keluarga dari segi data administrasi penduduk, data profil pasangan usia subur yang mengikuti program keluarga berencana, dan data pembangunan keluarga sehingga menghasilkan data keluarga yang akurat dan lengkap by name by address. Ia juga bersyukur kader pendata yang dipilih adalah kader pendata yang lama dan berasal dari wilayah setempat sehingga lebih mengetahui nama dan alamat warganya. “Mudah-mudahan pendataan ini bisa mengetahui mana keluarga yang pra sejahtera atau yang perlu mendapat perhatian sehingga intervensi program atau  bantuan pemerintah lebih tepat sasaran”. Tambah Dani. (rmd).