Kepala Perwakilan BKKBN Jambi Serahkan ATTG Kepada UPPKA Kampung KB Percontohan Tanjung Pauh

Muaro Jambi, Rabu, 23 Maret 2020. Bertempat di Balai Desa Tanjung Pauh KM 39, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melakukan pembinaan dan orientasi pembelajaran usaha ekonomi keluarga akseptor KB. Kegiatan ini diikuti 20 orang peserta terdiri dari Kepala Desa beserta Ketua BPD, Anggota Kelompok UPPKA, Pokja Kampung KB, PKB/PLKB di kampung KB Percontohan Desa Tanjung Pauh dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muaro Jambi. Dalam sambutannya Kepala Desa Tanjung Pauh Kecamatan Mestong, Iskandar, S.Ag, menyampaikan Kampung KB Tanjung Pauh KM 39 sudah ada sejak tahun 2017. “Kami sangat berterima kasih karena Kampung KB Tanjung Pauh pernah memperoleh penghargaan Juara II tingkat Provinsi Tahun 2019”, lanjutnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Muaro Jambi, yang diwakili Kabid KS, Bombi Sormin, SKM, menyatakan permasalahan umum yang dihadapi kelompok UPPKA di Kabupaten Muaro Jambi belum ada izin usaha (P-IRT dan sertifikasi Halal), kurangnya ATTG, pemasaran produk dan permasalahan produk. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim, S.KP, MPH menyampaikan tahun 2021, BKKBN mendapat kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung Proyek Prioritas Nasional (Pro PN), yaitu Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga bagi Keluarga Akseptor KB Lestari MKJP dan Keluarga Akseptor KB Mandiri MKJP di Kampung KB Percontohan.

Kegiatan ini merupakan  model  awal  dari  upaya  pengembangan  dan  penajaman  Program Bangga Kencana (khususnya dalam ranah pembangunan keluarga) dalam upaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga. “Dalam tahap awal (tahapan jangka pendek) implementasi model kegiatan ini, BKKBN berusaha mengembangkan “konsep multi intervensi”, yaitu penggabungan antara intervensi Pemerintah dan Sektor Swasta (NGO/Organisasi Kemasyarakatan, dan/atau Donor/Pengusaha Swasta), dan “konsep multi proses” baik dari sisi produksi maupun pemasaran”, lanjut pria kelahiran Aceh ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKKBN Jambi menyerahan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) berupa mesin pengiris minyak dan mesin perajang kepada Kepala Desa Tanjung Pauh KM 39. “Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat membantu proses produksi kelompok UPPKA Anggrek”, lanjut Munawar. Pemerintah desa melalui Kepala Desa berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan, diharapkan dengan bantuan alat tersebut dapat menambah semangat kelompok UPPKA Anggrek untuk berwirausaha.

Narasumber dari Dinas Perdagangan Koperasi, dan UKM Kabupaten Muaro Jambi, Rika Aulia, ST, menyampaikan untuk membantu pemasaran produk UMKM, Disperindagkop membuat galeri produk UMKM Desa Pondok Meja KM 11 sejak 04 Januari 2021. Agar produk bisa masuk ke galeri syarat-syaratnya antara lain kemasannya baik, sudah memiliki P-IRT dan yang paling penting produknya asli Muaro Jambi. Syarat minimal produk makanan untuk bisa dipasarkan ke supermarket adalah mempunyai sertifikat P-IRT. “Syarat untuk pengurusan Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) adalah usaha tersebut Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)”, tandasnya. “Bagi pelaku usaha di Muaro Jambi yang mengalami kesulitan dalam pengurusan izin, bisa difasilitasi melalui Asosiasi UMKM Muaro Jambi (ASUMKMUJA) membantu pengurusan secara kolektif”, tambahnya. (rmd)