Kabupaten Tebo Siap Mendukung BKKBN Turunkan Angka Stunting Sukandar : “Angka Stunting Di Tebo Harus Mencapai Zero”

Tebo – BKKBN Online. Bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Tebo, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Tebo dr. Riana Elizabeth dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Munawar Ibrahim, S.Kp., MA, Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, S.Kom, M.Si membuka acara Sosialisasi Pendataan Keluarga 2021. Acara ini dihadiri oleh seluruh camat Kabupaten Tebo dan beberapa instansi terkait mitra kerja BKKBN seperti BPS, Bappeda, Dinas Sosial, TP PKK Kabupaten Tebo dan juga Kementerian Agama.

 

Dalam arahannya Sukandar meminta para camat di seluruh Kabupaten Tebo turut berperan aktif dalam menyukseskan pendataan keluarga 2021. Hal ini didasari oleh akan pentingnya data dalam menentukan kebijakan khususnya di daerah Kabupaten Tebo. Bupati meminta para camat turut mengawal pendataan keluarga tahun ini, bila perlu dapat menyandingkan data hasil pendataan keluarga tahun 2015 dengan pendataan keluarga tahun 2021 agar dapat diketahui perkembangan apa yang telah terjadi di Kabupaten Tebo selama lima tahun terakhir.

 

Ditekankan pula oleh Sukandar untuk setiap camat dapat memberikan data indikasi stunting, karena pada pendataan keluarga tahun ini akan di ukur pula data indikasi stunting. Untuk kabupaten Tebo sendiri terdapat dua kecamatan yang menjadi lokus  penanggulangan stunting karena terindikasi memiliki angka stunting yang cukup tinggi. Melalui pendataan keluarga ini, Sukandar berharap para kader KB/kader pendata bisa mendapatkan data yang sebenar-benarnya dari masyarakat dalam pendataan keluarga ini. Hal ini didasari oleh kebutuhan data dasar pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan intervensi terhadap masyarakat. Tujuannya adalah agar kebijakan dan intervensi yang diberikan kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran, misalnya dalam hal pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Tebo.

 

 

Selanjutnya, Bupati juga menegaskan kepada Dinas Kesehatan, PP & KB Kabupaten Tebo bahwa dalam beberapa tahun kedepan angka stunting di Tebo harus mencapai zero. Artinya tidak ada stunting di Tebo dan penggarapan program pencegahan stunting harus tepat sasaran, bukan hanya kepada keluarga yang memiliki balita tetapi juga kepada ibu hamil. Maka dari itu, bersama BKKBN, Dinas Kesehatan, PP & KB Bupati meminta para camat harus mengawal pelaksanaan PK21 di Kabupaten Tebo dan bersedia menjadi keluarga pertama yang akan didata pada 1 April 2021 sebagai role model di wilayah kerjanya. (ry)