Gandeng TP PKK, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Tebing Tinggi Upayakan Pecepatan Pertumbuhan Poktan Pro PN

Tebing Tinggi – Berdasarkan pidato Presiden RI mengenai target penurunan stunting yang pada saat ini tercatat sebesar 27,6 % diharapkan turun menjadi 14% pada tahun 2024, BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) yang ditunjuk langsung sebagai Ketua Pelaksana dari Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia melalui upaya-upaya strategis salah satunya yaitu mengupayakan pencegahan stunting dengan memperkuat ketahanan keluarga melalui poktan-poktan (kelompok-kelompok kegiatan) Program Bangga Kencana.

 

Menindaklanjuti hal itu, Balai Penyuluhan KB Tebing Tinggi mengadakan pertemuan Sosialisasi Program Bangga Kencana pada hari Selasa (9/02) yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tebing Tinggi dengan menerapkan protokol pencegahan penularan COVID-19. Kegiatan yang dihadiri oleh Camat Tebing Tinggi, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Tebing Tinggi, Kepala Desa dan Lurah serta TP PKK yang ada di tingkat Desa/Kelurahan ini, diharapkan  akan menginisiasi terbentuknya poktan-poktan di setiap desa/kelurahan terutama Poktan yang merupakan Proyek Prioritas Nasional yang sangat berhubungan dengan pencegahan stunting di Indonesia yaitu Poktan Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Berdasarkan Program Kerja PKK, BKB dan PIK Remaja sangat berkaitan dengan Pola Asuh anak dan remaja dalam keluarga (PAAR) yang menjadi tugas pokok Kelompok Kerja (Pokja) I dan II namun pelaksanaannya tidak terlepas dengan Pokja III dan IV. “Dengan adanya tenaga Penyuluh KB di kecamatan ini, diharapkan dapat bersinergi bersama PKK dalam mewujudkan keluarga sejahtera di Kecamatan Tebing Tinggi” ungkap Anita Fitriana, Ketua TP PKK Kecamatan Tebing Tinggi.

 

BKB merupakan wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua atau keluarga yang memiliki balita dalam pengasuhan dan membina tumbuh kembang anak. Pola Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan salah satu upaya pencegahan stunting. Selain Itu, merencanakan kehamilan dan memberikan jarak kelahiran, serta Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) menjadi salah satu upaya pencegahan stunting. Pengetahuan mengenai Perencenaan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja ini dapat diperoleh melalui wadah PIK Remaja. PIK Remaja merupakan wadah kegiatan yang dikelola oleh dan untuk remaja guna memberikan akses informasi, pendidikan, konseling, dan pelayanan tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja serta kegiatan penunjang lainnya.

 

Melalui wadah BKB dan PIK Remaja yang ada di setiap desa/kelurahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maka diharapkan dapat menjadi upaya bersama sehingga dapat mencegah stunting dengan mewujudkan keluarga kecil berkualitas guna mendukung tercapainya Indonesia maju. (LYQ)