BKKBN Jambi Kuatkan Sinergitas Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan PPKS Bersama Mitra Kerja

Untuk kesekian kalinya Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melakukan kunjungan ke Mitra Kerja dalam rangka penguatan kerjasama Program Bangga Kencana di Provinsi Jambi. Kali ini, Rabu, 03 Februari 2020, Tim dari Bidang KSPK BKKBN Provinsi Jambi melakukan silaturahmi dan fasilitasi ke Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi. Dalam pertemuan tersebut, tim Perwakilan BKKBN Jambi disambut oleh Bapak Abdul Azis selaku Kabid Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas. Pada pertemuan tersebut dibahas tentang Program Pembangunan Keluarga khususnya kaitannya dengan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan Rujukan bagi lansia yang melakukan konseling di Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Angso Duo Jambi.

Kunjungan pun dilanjutkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi dan bertemu dengan Ibu Asi Noprini selaku Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Prov. Jambi. Saat ini UPTD PPA telah melakukan pelayanan konseling bagi permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kekerasan dalam rumah tangga baik terhadap istri, anak dan suami. DP3AP2 Provinsi juga bisa bersinergi dalam segi pemberdayaan ekonomi keluarga khususnya pemberdayaan ekonomi perempuan, hal ini sejalan dengan kelompok UPPKA yang sebagian besar anggotanya adalah perempuan/istri yang membantu suami dalam menambah penghasilan. “Kami sangat menyambut baik kunjungan ini, karena memang perlu ada Kerjasama diantara instansi dalam memberikan perlindungan kepada seluruh anggota keluarga khususnya perempuan dan anak. Masalahnya yang kami temui sangat banyak dan beragam setiap tahunnya, sehingga ini tidak bisa dikerjakan oleh hanya satu instansi, tetapi perlu ada kerjasama antar instansi” Tegas Bu Rini.  Masalah

Sementara itu Kepala Sub Koordinator Bidang Bina Keluarga Balita, Anak dan Lansia BKKBN Jambi, Novita Sari, S.Pd, MM menyatakan bahwa PPKS sebagai wadah konseling bagi keluarga sudah ada di setiap kecamatan di seluruh Provinsi Jambi. Jadi bisa dilakukan Kerjasama antara BKKBN Jambi dengan DP3AP2 Provinsi Jambi baik melalui Mou (kesepahaman Bersama) maupun melalui Kerjasama layanan rujukan. “Tahun 2021 ini adalah momen BKKBN untuk mengaktifkan kembali PPKS” Ungkapnya. Dikutip dari halaman metrojambi.com (15 Desember 2020), berdasarkan data DP3AP2 Provinsi Jambi menyampaikan bahwa di masa pandemi Covid-19 saat ini, jumlah pengaduan (kasus) kekerasan baik terhadap perempuan dan anak meningkat cukup signifikan, yakni terdapat 72 kasus. Terbagi dalam jenis kekerasan di ranah rumah tangga, berupa kekerasan terhadap istri/suami/keluarga 23 orang. Kemudian kekerasan kepada anak 9 orang. Sedangkan kekerasan di ranah publik, lanjutnya, ada 40 orang. Terbagi dalam kekerasan terhadap perempuan 12 orang dan terhadap anak 28 orang. (rmd).