2021 Wujudkan Kemandirian Ekonomi Keluarga dengan UPPKA

 

Rabu, 13/01/2021 di Kampung KB Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir telah dilaksanakan pendekatan dan penggerakan serta pembinaan kepada kader kelompok kegiatan UPPKA Nelayan Pesisir Kampung KB Kelurahan Kampung Nelayan. Hal ini dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga dengan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor. UPPKA Nelayan Pesisir memproduksi hasil olahan udang, seperti terasi dan kerupuk. Untuk meningkatkan hasil produksi dan pemasaran tentu harus dilaksanakan pembinaan poktan dengan berbagai kemajuan perkembangan zaman dan informasi kepada kader poktan. Sehingga Petugas Lapangan Keluarga Berencana berinisiatif untuk melakukan edukasi kepada kader poktan mengenai perubahan nomenklatur poktan UPPKS menjadi UPPKA.

Poktan UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) mungkin tak asing lagi di kalangan masyarakat terutama di wilayah Kampung Keluarga Berencana yang dasarnya menjadi fokus pemerintah dalam implementasi dari program Banggakencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) lintas sektor. Namun, saat ini kelompok kegiatan UPPKS diubah menjadi UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) berdasarkan Peraturan BKKBN No.17 tahun 2020 tentang pengelolaan Kelompok UPPKA.

Usaha peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor merupakan usaha ekonomi produktif yang beranggotakan sekumpulan keluarga akseptor yang saling berinteraksi dalam rangka meningkatkan fungsi ekonomi keluarganya demi mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga. Sasaran kelompok UPPKA terdirir dari seluruh anggota keluarga akseptor dan keluarga rentan meliputi pasangan usia subur, remaja, lansia,dan atau anggota keluarga yang berkeinginan menjadi akseptor.

Kebijakan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha dengan mengajak keluarga memiliki produk usaha, memahami pentingnya berpikir inovatif, kreatif, adaptif dalam menjalankan usaha serta menumbuhkan cinta dan memakai produk lokal, ujar PLKB Kecamatan Tungkal Ilir. Dengan perubahan penamaan poktan usaha peningkatan pendapatan keluarga ini diharapkan dapat meningkatkan antusias kader maupun masyarakat dalam usaha ekonomi keluarga kedepannya, meski dalam kondisi pandemi Covid-19 pada adaptasi baru. (rffs)