Tebing Tinggi Capai Target Pelayanan KB Hari Kontrasepsi Sedunia 2020

Jambi – Dalam Rangka Hari Kontrasepsi Sedunia (HKS) yang jatuh pada tanggal 26 September 2020, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) menggencarkan program Keluarga Berencana (KB). Rangkaian peringatan Hari Kontrasepsi sedunia dilaksanakan oleh Perwakilan BKKBN seluruh Indonesia, tidak terkecuali Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.

Tanjung Jabung barat, melalui  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) ikut ambil bagian dalam peringatan HKS setiap tahunnya. Salah satu dari rangkaian peringatan HKS tahun 2020 ini adalah melalui program pelayanan KB yang dilaksanakan dalam rentang waktu 1 bulan , mulai dari 18 Agustus sampai dengan 18 September 2020. Tanjung Jabung Barat sendiri memperoleh target Akseptor sebanyak 35 IUD (Intrauterine Contraceptive Device)  dan 100 Implant yang dibagi dalam 13 Kecamatan.

Kecamatan Tebing Tinggi ditargetkan setidaknya memperoleh 20 akseptor yang terdiri dari 5 kontrasepsi IUD dan 15 kontrasepsi  Implant. Namun pada pelaksanaannya, Kecamatan Tebing Tinggi memperoleh akseptor yang jauh melebihi target, yaitu  sebanyak 88 akseptor. Pelayanan di kecamatan Tebing Tinggi dilaksanakan di 2 lokasi dengan menggandeng mitra tenaga kesehatan Puskesmas Desa Purwodadi dan Puskesmas Pijoan Baru. Pelayanan di wilayah kerja Purwodadi dilaksanakan pd tgl 8 September 2020 dan berhasil melayani 59 akseptor, yang terdiri dari 1 akseptor IUD dan 58 akseptor implant. Untuk area kerja Puskesmas Pijoan Baru sebanyak 29 akseptor,yang terdiri dari  5 akseptor  IUD dan 24 akseptor implan. Animo masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi tentang program KB  sangat baik karena banyak yang menyambut baik dan berpartisipasi dalam program ini. “Pelayanan KB gratis seperti ini, memang sudah kami tunggu” kata Ibu Masitah (45) salah seorang akseptor asal Desa Teluk Pengkah yang menjadi akseptor alat kontrasepsi Implant di Puskesmas Pijoan Baru.

Kontrasepsi IUD ( Intrauterine Contraceptive Device )  merupakan alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim, tanpa hormon tapi tidak menggangu kesuburan dan sangat efektif untuk jangka panjang serta aman untuk ibu yang menyusui. Kontrasepsi Implan dipasang dibawah kulit lengan atas, implant mengandung hormon progesterone yang tidak berpengaruh terhadap produksi dan kualitas ASI, implan efektif hingga 4 tahun.

Peringatan HKS tahun 2020 yang mengambil tema “Bersama Mitra Tingkatkan Akses dan Kualitas Pelayanan KB & Kesehatan Reproduksi Pada Adaptasi Kebiasaan Baru” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan kontrasepsi dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi. Program ini dilaksanakan sebagai dampak dari menurunnya angka keikutsertaan masyarakat dalam ber-KB karena masa pandemi Covid-19. Kegiatan pelayanan KB yang didukung oleh pemerintah setempat dan melibatkan tokoh-tokoh lokal ini diharapkan dapat terus bekesinambungan demi upaya pembangunan masyarakat secara kualitas dan kuantitas yang ditandai dengan penurunan laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Bangga Kencana. (LYQ).