Pelayanan KB Gratis Hingga Pelosok Kecamatan Muara Papalik

Muara Papalik, Kamis 27 Februari 2020 Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan kegiatan Safari KB, ini merupakan wujud fasilitasi pelayanan KKBPK berupa pemasangan KB Gratis kepada PUS (Pasangan Usia Subur) di wilayah kecamatan setempat. Desa Bukit Indah atau SP 8 merupakan wilayah desa transmigran yang sebagian besar wilayahnya merupakan perkebunan sawit dan akses jalan menuju daerah tersebut tanah merah dan bebatuan. selain itu terkendala oleh akses jalan menuju tempat tersebut, disana juga susah sinyal. Tak heran jika masyarakat yang berada di wilayah tersebut kurang mendapatkan akses informasi, terutama mengenai program KKBPK yang sekarang dikenal program Bangga Kencana.

Dalam rangka menurunkan angka kelahiran sesuai target pemerintah Dinas P3AP2KB Tanjab Barat langsung ke lapangan bersama tim Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi untuk memberikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat prasejahtera yang dibantu fasilitasi oleh Penyuluh KB dan Tenaga Kesehatan setempat. Pelayanan KB yang diberikan adalah alat kontrasepsi yang gratis diberikan pemerintah terutama alokon MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) baik itu AKBK (Alat Kontrasepsi Bawah Kulit) berupa Implan atau biasa disebut KB Susuk, dan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) berupa IUD atau biasa disebut KB Spiral.

Fungsi dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang adlaah salah satu alat yang efektif untuk mengatur kelahiran, jarak kehamilan serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan bagi pasangan usia subur, termasuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan. selain itu penggunaan alat kontrasepsi ini juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi, dimana Indonesia masih menduduki posisi teratas dalam hal angka kematian ibu dan bayi di ASEAN. Kontrasepsi juga merupakan kebutuhan utama keluarga dalam membentuk keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, untuk memantapkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di Indonesia yang pada akhirnya dapat menekan laju pertumbuhan penduduk.

Pelayanan Safari KB ini dibantu pula oleh kader IMP yaitu PPKBD dan Sub PPKBD Bukit Indah dalam hal pencatatan dan pelaporan akseptor yang emenerima pelayanan. Pada Kegiatan ini akseptor yang menerima pelayanan sebanyak 40 orang dengan rincian 33 KB Implant dan 7 KB IUD. Menjadi suatu kepuasan tersendiri bagi Penyuluh KB dan Pihak terkait mengenai hasil dari pelaksanaan ini. Diharapkan untuk selanjutnya makin banyak masyarakat sadar dan mandiri untuk menggunakan KB terutama KB MKJP, Sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kepesertaan KB dan mencapai target KB di wilayah tersebut. (rffs).