KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT MENDAPAT TAMBAHAN TENAGA PKB

Sebanyak 7 orang CPNS Penyuluh KB Ahli Pertama ditempatkan di kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti, S.H., M.A kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk & KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menitipkan 7 orang CPNS PKB dan 2 orang CPNS Fungsional Umum kepada Dinas P3AP2 untuk dibimbing, diarahkan dan dimanfaatkan guna mendukung Pengelolaan Program KKBPK di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Didampingi oleh Plh. kabid Adpin, dr. Alphi Yusminanda, MAPS, Selasa 21 Januari 2020, Mukhtar Bakti, S.H,. M.A menyerahkan 9 orang CPNS. Disambut hangat oleh Kepala Dinas P3AP2 beserta jajaran, 9 orang CPNS ini siap ditempatkan di beberapa kecamatan yang masih belum memiliki PLKB agar dapat menunjang dan meningkatkan program KKBPK di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pada kesempatan ini para calon Penyuluh KB mendapatkan nasihat dan arahan dari Kepala Dinas mengenai wilayah penempatan calon penyuluh KB nantinya. Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Yunus berkata untuk dapat menjalankan program KKBPK harus mengawali dengan kesan baik terlebih dahulu kepada mitra terkait agar urusan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, begitulah peribahasa dari Pak kadis. Kita yang membutuhkan mitra, maka oleh itu kita yang seharusnya memperkenalkan diri terlebih dahulu kepada mitra lintas sektor terkait program KKBPK.

9 orang CPNS ini ditempatkan di 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sesuai dengan referensi dari Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.

Sebelum turun ke kecamatan, tempat tugas yang telah ditetapkan, hingga tanggal 24 Januari 2020 Calon Penyuluh KB dan CPNS Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi akan melaksanakan orientasi di bidang-bidang pada Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Seluruh Penyuluh KB agar semakin meningkatkan kinerjanya, diikuti dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan, untuk mengantisipasi tuntutan serta tantangan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga saat ini atau masa datang yang terus berjalan dinamis, melalui kemampuan komunikasi, membangun jaringan serta bekerja dengan data. Memperbaiki pencapaian pelaporan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh PLKB. Selain itu, perlu adanya koordinasi terus menerus mengenai program kerja KKBPK. (rffs)