Pindah Antar Instansi

Prosedur

Pindah Antar Instansi dapat dilakukan jika Pegawai Negeri Sipil tersebut memenuhi persyaratan bagi PNS masa kerja minimal 5 (lima) tahun sejak diangkat CPNS.

BKKBN ke Instansi Lain

Persyaratan :
1. Surat Permohonan Pindah dari yang bersangkutan (asli)
2. Surat Persetujuan Pindah yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat Up. Sekretaris Utama BKKBN
3. Surat Persetujuan dari Instansi Peneri,a

Instansi Lain ke BKKBN

Persyaratan :
1. Bagi PNS yang hendak masuk ke BKKBN maksimal memiliki 2 (dua) orang anak dibuktikan dengan kartu keluarga (KK)
2. Melampirkan hasil asesment yang dikeluarkan oleh pihak ketiga yang ditunjuk BKKBN hasil assesment ditujukan Biro Kepegawaian BKKBN (asli)
3. Surat Permohonan Pindah dari yang bersangkutan (asli)
4. Surat Persetujuan Pindah dari Instansi Asal yang ditandatangani oleh Menteri/Gubernur/Walikota/Bupati yang ditujukan kepada Sekretaris Utama BKKBN dengan tembusan Biro Kepegawaian
5. Surat Pernyataan bermaterai Rp. 6000 tentang tidak menuntut jabatan, tidak sedang menjalani hukuman disiplin kepegawaian, tidak/sedang bersengketa masalah keuangan dan diketahui oleh Kepala Instansi Asal (Asli)
6. Daftar Riwayat Hidup (DRH)
7. SKP 2 tahun terakhir asli bernilai baik dan tidak ada unsur yang bernilai cukup
8. Fotocopy Kartu Pegawai (KARPEG)
9. Fotocopy Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang dari Instansi Asal
10. Fotocopy SK PNS yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang dari Instansi Asal
11. Fotocopy SKKP terakhir yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang dari Instansi Asal
12. Fotocopy Ijazah Pendidikan terakhir yang telah dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang
13. Minimal 5 (lima) tahun menjelang BUP