Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Jambi

Kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi Mukhtar Bakti, SH.,MA menghadiri kegiatan pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Jambi tahun 2019, (Senin,28/10) yang bertempat di Aula Bappeda Provinsi Jambi.

Kegiatan ini dihadiri  TP PKK Provinsi Jambi, BKKBN Provinsi Jambi, TP PKK kabupaten/kota di Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Biro Kesramas Provinsi Jambi, pengurus IBI, pengurus IDI, organisasi profesi, dan LSM. Kepala BKKBN mengapresiasi peran aktif PKK di lingkungan masyarakat, menjadi agen perubahan terdepan dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, “Efektivitasnya sangat terasa dengan kader-kader yang menjangkau sampai tingkat Desa/kelurahan”, ujar Mukhtar Bakti.

Gerakan PKK dengan 10 program pokok bertujuan untuk memperdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga, Kegiatan pemberdayaan yang mendukung Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Posyandu sebagai wadah kegiatan masyarakat di pedesaan dan perkotaan yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat sendiri dalam memberikan layanan sosial dasar secara holistik dan integratif, dalam mencapai target-target RPJM-RPJP.

Sambutan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj.Rahimah Fachrori, yang diwakili Wakil Ketua IV Hj.Halimah Usman, menyampaikan Kesehatan merupakan intensifikasi peran gerakan PKK dalam program KB Nasional dan Pembangunan Kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu dengan lintas sektor terkait di semua tingkatan wilayah dalam rangka membangun keluarga yang sejahtera.

“Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi yang selalu menunjukkan komitmen kuat dalam penyelenggaraan kegiatan ini setiap tahunnya. Selain dinilai berdampak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan ketahanan keluarga di Jambi,”ujarnya

Provinsi Jambi selalu mendapatkan penghargaan dari TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Jambi memandang perlu terus ditingkatkan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat serta fokus pada kesehatan ibu, anak dan pemantapan keluarga berencana yang menyasar pada Pasangan Usia Subur sebagai peserta KB. Melalui KB maka akan dapat tercegah kasus-kasus seperti Stunting, AKI, AKB tadi sejak dari hulunya. (hill)