Maksimalkan Peran Kader di Lapangan, PKB Lakukan Pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD

Jambi – BKKBN Online: Selasa (24/09), Petugas lapangan atau yang lazim disebut PLKB dari Balai Penyuluh KB Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi melakukan pembinaan kader. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh PPKBD dan Sub PPKBD dari seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Alam Barajo. PPKBD merupakan kader yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan dan mengelola program KB di tingkat desa atau kelurahan. Selain itu, terdapat pula Sub PPKBD yang juga bertugas dalam melaksanakan atau mengelola program KB di tingkat RT. PPKBD dan Sub PPKBD merupakan perpanjangan tangan dari Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dalam menyampaikan informasi ke masyarakat luas. Oleh karena itu, guna meningkatkan keberhasilan program KKBPK maka perlu diadakan pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD.

Hadir sebagai pemateri, PKB Kecamatan Alam Barajo, Maulina Butar Butar. Dalam kesempatan itu, disampaikan materi tentang alat kontrasepsi. Dijelaskan bahwa alat kontrasepsi terbagi menjadi 2, yaitu hormonal dan non hormonal. Adapun yang termasuk ke dalam alat kontrasepsi hormonal, antara lain implant dan suntik KB. Sedangkan alat kontrasepsi non hormonal, antara lain Intra-Uterine Device (IUD), dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yaitu vasektomi dan tubektomi dengan tindakan pembedahan. Pada sesi penjelasan MKJP diberikan arahan terkait syarat-syarat seseorang diperbolehkan mendapatkan pelayanan MKJP, yaitu sebagai berikut: sudah tidak ingin memiliki anak lagi dan telah memiliki banyak anak (> 2 anak), berat badan tidak boleh lebih dari 70 kg, serta telah mendapatkan persetujuan suami/istri. Selain itu, juga dijelaskan mengenai mekanisme kerja vasektomi dan tubektomi dengan menggunakan alat bantu peraga.

“Salah satu peran PPKBD dan Sub PPKBD ialah memberikan penyuluhan, motivasi dan konseling kepada masyarakat, oleh karena itu, mereka perlu memahami tentang alat-alat kontrasepsi yang menjadi salah satu sasaran program KKBPK sehingga mereka dapat menyampaikan lagi kepada masyarakat sekitar,” ungkap Maulina.

Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan pembinaan bisa lebih sering dilaksanakan dengan berbagai materi yang berbeda, sehingga banyak ilmu dan pengetahuan baru yang didapatkan. Di akhir kegiatan, pemateri menanyakan kembali kepada PPKBD dan Sub PPKBD terkait informasi yang telah didapatkan guna menguji pemahaman mereka akan alat kontrasepsi. (ad)