Pertemuan Tim Jaga Mutu Pelayanan KB Provinsi Jambi

JAMBI – Perwakilan BKKBN  Provinsi Jambi dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi bersama pengurus Jaga Mutu Tingkat Provinsi Jambi yang terdiri dari pengurus P2KS Provinsi Jambi, POGI,  PKMI,  PD IBI Jambi,  PD IAI Jambi dan mitra lainnya, mengadakan kegiatan pertemuan rutin tim penjaga mutu. Acara dilaksanakan di Resto Saung Kito pada hari Kamis ( 26/9)

.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) dan meminimalisir keluhan masyarakat tentang pelayanan KBKR di Provinsi Jambi,” ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Jambi, Muhktar Bakti. Selain itu juga tujuan pertemuan ini untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan KBKR di fasilitas kesehatan yang memberi pelayanan KBKR. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi ingin mendapatkan masukan dari teman-teman organisasi profesi dari Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia kemudian juga dari fasilitas kesehatan.

Dalam pertemuan ini hadir kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Bapak Raflizal. Dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi juga hadir kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Oki Permana yang juga selaku ketua Tim Jaga Mutu Tingkat Provinsi Jambi periode 2019-2024. Hasil pertemuan ini diharapkan agar pelayanan KB/KR Provinsi Jambi mempunyai kualitas yang sama, baik di kota maupun di desa. Hal ini tentunya  memerlukan dukungan yang baik dari berbagai pihak.  Dukungan sarana prasarana,  sumberdaya manusia dan alokon sangat menentukan keberhasilan dalam pelayanan KBKR.

“Tim Jaga Mutu diharapkan benar- benar melaksanakan tugasnya antara lain melakukan pembinaan dalam upaya meningkatkan kulaitas pelayanan KBKR, melakukan pemantauan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pelayanan KBKR serta mengadakan koordInasi dengan lintas sektor terkait dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan KBKR,” papar Oki Permana. Oki juga mengungkapkan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan anak, secara bersama-sama organisasi profesi dan dokter menjaga mutu pelayanan kepda masyarakat terutama pelayanan KBKR.